Berita

Pesantren Muallaf Indonesia Dompet Dhuafa Hadirkan Program Karantina Muallaf di tahun 2020

BINTARO – Sebanyak 14 orang muallaf menjalani karantina muallaf selama dua hari, yaitu Sabtu dan Ahad (18-19/1) di gedung Wisma Muallaf Dompet Dhuafa. Mereka merupakan para muallaf binaan Pesantren Muallaf Indonesia Dompet Dhuafa yang selama ini menimba ilmu dan terdampingi oleh program Pesantren Muallaf.

Karantina tersebut merupakan karantina perdana yang dijalankan oleh Pesantren Muallaf Indonesia DD, hal tersebut dilaksanakan lantaran banyaknya muallaf yang belum terbina secara optimal karena kesibukan mereka di hari-hari aktif yaitu Senin hingga Jum’at sehingga mereka haus akan ilmu agama dan butuh pembinaan lebih dalam lagi dalam memperdalam Islam

“Karantina muallaf ini kami laksanakan karena tidak sedikit para muallaf yang belum terbina secara optimal karena kesibukan para muallaf yang rata-rata bekerja, sehingga kami fasilitasi mereka dengan adanya karantina muallaf setiap bulannya”. Tutur Fajar Shofari Nugraha, Mudir Pesantren Muallaf Indonesia Dompet Dhuafa

Lebih lanjut Fajar menerangkan, berbagai materi dihadirkan dalam karantina muallaf antara lain: Aqidah, Fiqih Ibadah, Siroh Nabawiyah, Tahsin Al-Qur’an, dan motivasi kehidupan. Selain materi di atas juga, para muallaf dibina untuk senantiasa sholat berjama’ah tepat waktu serta membacar dzikir bersama agar senantiasa dimanapun berada mereka terbiasa menjalankan aktivitas ibadah yaumiah tersebut.

Program karantina muallaf di tahun 2020 akan diadakan setiap bulan dengan pesertanya adalah para muallaf binaan Pesantren Muallaf Indonesia Dompet Dhuafa, baik muallaf yang mukim maupun muallaf non mukim sehingga seluruh muallaf binaan Pesantren Muallaf Indonesia Dompet Dhuafa dapat merasakan pembinaan lebih dalam dan dapat mempelajari Islam secara Kaaffah.

“Terimakasih kepada jajaran pembina Pesantren Muallaf atas dihadirkannya karantina muallaf. Semoga dengan adanya karantina yang pertama ini kami para santri dapat menambah ilmu dan menjadi lebih baik lagi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Aammiin. “. Ungkap Lenni, Muallaf kelahiran Teluk Betung, Bandar Lampung.

Besar harapan dari Pesantren Muallaf dan para muallaf pada program karantina muallaf. Harapannya program ini terus berlangsung setiap bulannya dan mewadahi para muallaf untuk belajar, memberikan motivasi dan contoh dalam menjalani kehidupan sehari-hari sebagai muslim yang taat.

“Jajaran manajemen dan para pembina muallaf di Pesantren Muallaf Indonesia Dompet Dhuafa memohon do’a dan dukungannya dari masyarakat agar dapat terus istiqomah dalam membina para muallaf salah satunya dalam program karantina muallaf. Mudah-mudahan dengan hadirnya program karantina muallaf, para muallaf dapat menjadi pribadi muslim yang sempurna. Aammiin. “Tutup Fajar dalam acara pembukaan karantina muallaf perdana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *